Militer Indonesia-Beriev A-50 ( nama pelaporan NATO "Mainstay") adalah pesawat peringatan udara dan sistem kontrol (AWACS) Soviet berdasarkan pada pesawat transportasi Ilyushin Il-76.
Pesawat ini digadang-gadang mampu beroperasi di wilayah timur Indonesia dimana separuh lebih alutsista timur tersimpan. Sehingga konektifitas antar alutsista dapat berjalan dengan baik dan tentu saja memberikan efek deteren lebih terhadap musuh-musuh yang berniat tidak baik terhadap NKRI.
Dikembangkan untuk menggantikan pesawat Tupolev Tu-126 "Moss" , A-50 pertama kali terbang pada tahun 1978. Beriev A-50 ini mulai beroperasi pada tahun 1984, dengan sekitar 40 diproduksi tahun 1992.
Spesifikasi (A-50)
Karakteristik umum
- Kru: 15
- Panjang: 49.59m (152 ft 8 in)
- Lebar sayap : 50.50 m (165 ft 6 in)
- Tinggi: 14.76 m (48 ft 5 in)
- Area sayap: 300 m² (3.228 ft ²)
- Berat kosong : 75.000 kg (165.347 £)
- Max. berat lepas landas : 170.000 kg (374.786 £)
- Powerplant : 4 × Aviadvigatel PS-90 turbofan A, 157 kN (35.200 lbf) masing-masing
Prestasi
- Kecepatan maksimum : 900 km / h (559 mph)
- Rentang : 6.400 km (3.977 mil)
- Layanan langit-langit : 12.000 m (39.371 kaki)
Semoga cita-cita TNI sebagai garda terdepan yang tangguh dan disegani tidak dikebiri oleh kebijakan yang pro pemodal asing yang menginginkan TNI lemah. Jayalah TNI, jayalah NKRI.