Selasa, 29 Oktober 2013

Pembom Strategis Tu-22M3 Backfire Untuk TNI AU

     Russian_Air_Force_Tupolev_Tu-22M3.jpg
     Militer Indonesia-Masih kita ingat ketika era Presiden Soekarno, dikala konfrontasi dengan Belanda untuk memperebutkan Papua Barat (Irian Jaya), pembom kita yaitu Tu-16 telah disiapkan di Morotai. Pesawat pembom strategis berdaya jangkau sangat jauh waktu itu sangat menggetarkan penjajah yaitu Belanda beserta kroni-kroninya, Amerika dan Australia, sehingga memaksa mereka untuk berunding dan terpaksa menyerahkan Papua ke bumi Indonesia tercinta. Namun keperkasaan pesawat ini tinggalah kenangan, meskipun pesawat yang sama masih menjadi andalan Raksasa Militer baru yaitu China, dengan beberapa Upgrade mengikuti perkembangan jaman.
   
     Namun, masa kejayaan ini terulang kembali di masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dengan memanfaatkan hubungan dekat pada Rusia melalui Traktat Kerjasama Militer Rahasia Indonesia-Rusia.Salah satunya dengan penjualan 1 skuadron Tu-22M3 Backfire, yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2014, dimasa akhir Pemerintahan SBY. Ini mengisyaratkan perkembangan terbaru dari kekuatan militer dunia, yang akan menempatkan Indonesia setara dengan Raksasa-raksasa Militer Dunia, dan perlu dicatat bahwa kepemilikan pesawat pembom Tu-22M3 Backfire hanya dimiliki oleh Rusia dan Indonesia. 
     Apakah kekuatan militer Indonesia ini akan memicu konflik dengan negara tetangga? Jawabnya adalah Indonesia hanya akan mengambil kembali tanah-tanah yang hilang, yang ketika dimasa lalu dilemahkan oleh Amerika, Australia, dan sekutu-sekutunya. 

Jumat, 25 Oktober 2013

AKAN SEGERA DATANG SUKHOI T 50 PAK FA UNTUK INDONESIA

     Militer Indonesia-Apakah proyek KFK/IFX hasil kerjasama Indonesia dan Korea Selatan akan berhenti ditengah jalan? Bagaimana prospek kekuatan Udara Indonesia kedepan? Sebagai bangsa yang besar, dan merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar dunia, tak mengherankan jika negara ini mampu membeli alutsista yang gahar dan mahal. Untuk tahun-tahun kedepan, T 50 PAKFA telah dipesan oleh pemerintah Indonesia, untuk mengisi pesawat generasi 5 yang belum dimiliki. Dimana pesawat ini memiliki fitur stealth (siluman) yang tidak terdeteksi radar, manuver yang hebat, serta harga yang lebih murah dibandingkan dengan pesawat sejenis seperti F 22 Raptor dan F 35 JSF.

Sukhoi T-50 Maksimov.jpg

Diagram

lebih hebat dari F-22 raptor

lebih hebat dari F-22 raptor

lebih hebat dari F-22 raptor







Kilo Class, Kapal selam Rahasia Indonesia

    Militer Indonesia- Manuver Kapal Selam asing pada awal reformasi dan pasca lepasnya Timor Timur sungguh memprihatinkan, dimana negara-negara barat mengembargo seluruh alutsista Indonesia yang berasal dari negara-negara Amerika dan Eropa. Sehingga pergerakan didalam laut sangat leluasa yang tentunya mengancam kedaulatan NKRI. Apalagi sebagian besar wilayah Indonesia adalah lautan, dimana waktu itu kita hanya memiliki 2 kapal selam buatan Jerman yang secara teknologi sudah jadul.


kilo.jpg - 72,8 K


     Pembelian Kapal Selam Kilo Class ini awalnya 2 buah saja namun sekarang telah ditambah menjadi 10 buah, disamping opsi Kapal Selam Armur Class dan Lada. Ini merupakan upaya mempertahankan kedaulatan NKRI di lautan, bukan ditujukan untuk invasi ke negara lain. Kilo Class ini mampu mengimbangi Scorpene buatan Perancis milik tetangga yakni Malaysia dan Singapura, dan tentunya juga kapal-kapal selam dari selatan yakni Australia.


J-10BD BANGO, PESAWAT TEMPUR INOVASI ANAK BANGSA

     Militer Indonesia-Melihat sosoknya mengingatkan kita kepada pesawat tempur F 16 Figthing Falcon dan J 10 Chengdu, dan ini merupakan perpaduan teknologi barat dan timur serta olah terampil anak-anak bangsa. Ada perbedaan dengan pesawat F16 dan J10 Chengdu, avionik, mesin dan sayap yang merupakan inovasi sendiri sehingga secara kualitas melebihi keduanya.





Karakteristik umum:
Kru: 1
Panjang : 15,49 m ( 50.82 kaki)
Lebar sayap : 9,75 m ( 31,99 ft)
Tinggi: 5.43 m ( 17,81 ft)
Area sayap : 33,1 m² ( 356,3 ft ² )
Berat kosong : 9.750 kg ( £ 21.495 )
Berat Loaded : 12.400 kg ( £ 28.600 )
Berguna beban : 6.000 kg [ 49 ] ( £ 13.200 )
Max . berat lepas landas : 19.277 kg [ 15 ] [ 49 ] ( £ 42.500 )
Powerplant : 1 × Saturn - Lyulka AL - 31FN
Dorong kering : 79.43 kN / 89,17 kN ( 17.860 lbf / 19.000 lbf )
Dorongan dengan afterburner : 125 kN / 130 kN ( 27.999 lbf / 29.000 lbf )

prestasi
Kecepatan maksimum : Mach 2.2 di ketinggian , Mach 1,2 di permukaan laut
g - batas : +9 / -3 g ( +88 / -29 m / s ² , 290 / -97 ft / s ² )
Radius tempur : 1.600 km ( dengan udara untuk pengisian bahan bakar udara) , 550 km ( tanpa udara ke pengisian bahan bakar udara)
Kisaran Ferry: 1.850 km
Layanan langit-langit : 18.000 m ( 59.055 kaki)
Loading sayap : 381 kg / m² ( £ 78 / ft ² )
Thrust / weight : 1.024

persenjataan
Senjata : 1 × 23mm twin- barrel meriam GSH 23
Cantelan : 11 total ( 6 × bawah sayap , 5 × bawah - pesawat ) dengan kapasitas 6.000 kg ( 13.228 £ ) bahan bakar eksternal dan persenjataan
Rockets : 90 roket polong mm terarah
rudal :
Rudal udara - ke-udara : Vympel R - 37 , R - 77 , R - 73
Rudal udara - ke-permukaan : AS- 16 , AS- 17 ,
Sampai dengan 3 bahan bakar drop- tangki eksternal ( 1 × bawah - pesawat , 2 × bawah sayap ) untuk rentang diperpanjang dan waktu berkeliaran
Avionics
radar : dalam pengembangan


Sebuah diagram Orthographically diproyeksikan dari Chengdu J-10
Pesawat tempur ini untuk mengisi Medium Class dibawah Sukhoi Family yang merupakan Heavy Fighter, namun masih diatas F16. J-10BD Bango telah menjalani uji terbang dari Juanda Airport yang berkedudukan di Surabaya. Dibandingkan dengan F16, Bango lebih smooth, halus suaranya dan irit bahan bakar. 

Sukhoi 35S, Heavy Fighter Baru Milik Indonesia di Tahun 2013

Su-35 wows at Le Bourget Paris Air Show


     Militer Indonesia-Setelah menggenapi menjadi satu skuadron penuh Su 27 SK/SKM dan Su 30 MK/MK2, Indonesia akhirnya mendatangkan adiknya yang lebih berotot, yakni Su 35 C. Kedatangan pesawat ini tidaklah mudah, dikarenakan dikirim lewat jalur laut dengan pengawalan ekstra ketat dan merupakan operasi rahasia. Hal ini dimaksudkan agar negara-negara tetangga seperti Australia, Singapura dan Malaysia yang merupakan sekutu Barat tidak kawatir, dan memicu perlombaan senjata besar-besaran di kawasan Asia Pasifik khususnya Asia Tenggara. 
     Hingga saat ini, pesawat Su 35 C milik Indonesia telah menjalani uji terbang yang disamarkan seolah-olah pesawat Su 27 SKM. Pesawat yang digadang-gadang pemerintah Indonesia untuk melawan manuver pesawat F 22 Raptor dan F 35 milik Amerika Serikat yang telah memasuki masa tugas. Khusus untuk F 35 yang bakalan dimiliki juga oleh Australia, Singapura dan Korea Selatan, merupakan kandidat kuat sebagai ancaman dimasa datang di kawasan Asia Pasifik. 


http://4.bp.blogspot.com/-PHlYBdKvQic/TbeeH42CPiI/AAAAAAAAAHs/Aqrj1aqvD6U/s400/su35_large_152.jpg



     Rakyat Indonesia harus mendukung pemerintah dalam upayanya untuk membangun kekuatan militer yang besar, dimana hanya dengan kekuatan militer yang besar dan kuat, potensi untuk dijajah secara fisik, ekonomi dan sosial akan semakin berkurang. Meskipun upaya ini tidaklah secara terang-terangan, namun dipastikan di akhir masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Indonesia telah menjadi Raksasa Militer layaknya di Era Presiden Soekarno, minimal 5 besar kekuatan militer dunia dibawah Amerika Serikat, Rusia, China, dan India.