Minggu, 26 April 2015

Melihat Yak-75 Fireball Sebagai Kandidat Pengganti F-16







Militer Indonesia-Banyaknya insiden yang melibatkan pesawat tempur F-16 merupakan pukulan telak bagi pemerintah Indonesia, dimana pesawat ini telah lama menjadi tulang punggung pertahanan udara sejak pemerintahan Presiden Suharto hingga sekarang. Insiden demi insiden mewarnai pesawat dimana terakhir ketika terjadi pada saat upacara pembaretan Presiden Joko Widodo bersamaan dengan peringatan hari Jadi TNI AU. Dan pada saat setelahnya ditemukan kasus keretakan pada badan pesawat yang terdeteksi di dua pesawat yang baru saja dikirimkan dari Amerika Serikat.








Oleh sebab itulah, ketika opsi pergantian pesawat F-16 ini dimunculkan maka kandidatnya haruslah sekelasnya. F-16 merupakan pesawat tempur kelas menengah (medium class) maka penggantinya haruslah sekelas. Salah satu kandidatnya yakni pesawat tempur Yak-75 Fireball dari Russia yang merupakan pesawat generasi kelima. Pesawat ini merupakan proyek peninggalan dari pemerintahan Uni Sovyet sebelum runtuh. Tidak seperti pendahulunya yang mengisi kelas ringan yakni Yak 130 yang telah mengisi arsenal TNI AU untuk latih lanjut, Yak-75 Fireball ini merupakan pesawat tempur kelas menengah, sehingga tepat bila difungsikan sebagai pengganti F-16.











Meskipun masih prototipe, mengingat lamanya waktu yang digunakan untuk pengujian dan pengembangan maka sudah barang tentu saat ini sudah masuk lini produksi. Sudah sepantasnya pesawat ini bisa masuk kesini memperkuat pertahanan udara kita. Namun lagi-lagi ini cuma harapan saja dan semoga dapat didengar oleh para pemangku kepentingan. Salam NKRI.



Sabtu, 25 April 2015

Trio Macan Dari Perancis untuk Indonesia


LHD Mistral
Militer Indonesia-Pada akhir Mei 2011 Indonesia kedatangan Kapal Landing Hellycopter Dock (LHD) Mistral , Destroyer Georges-Leygues dan Fregat Vendememiaire yang disinyalir merupakan paket batch pertama yang dikirimkan Perancis kepada Indonesia. Tidak banyak gembar-gembor ternyata ini sebagai upaya mengimbangi pengadaan Canberra Class LHD dari Angkatan Laut Australia yang segera dioperasikan.
Fregat Vendémiaire
LHD dari kelas Mistral dikawal oleh Destroyer Georges-Leygues, yang berpangkalan di Brest (bagian Barat Perancis), dan Fregat Vendémiaire, yang berpangkalan. Fregat Vendémiaire kerap mengadakan kunjungan ke seluruh wilayah Asia Tenggara, terutama di Indonesia. Kapal ini pernah singgah di Bali pada tahun 2010. Dari Jakarta, fregat ini akan berkunjung ke Surabaya, dari tanggal 30 Mei s.d. 2 Juni 2011. 

Destroyer Georges-Leygues
LHD Mistral ini diproyeksikan akan melengkapi kebutuhan TNI AL  meskipun sudah ada LHD Jeanne d’Arc yang sudah lebih dulu masuk. Dimana Mistral ini tidak hanya sebagai LHD nantinya namun sebagai carrier dari pesawat tempur Rafale yang telah dimiliki. Ini juga sebagai jawaban atas penggunaan Canberra Class LHD yang digunakan Australia sebagai Carrier dari F-35. 
01
LHD Mistral dalam sebuah acara
LHD dari Mistral Class, dengan bobot mati 20.000 ton dan panjang 200m yang mulai dioperasikan pada tahun 2006, merupakan salah satu produk paling mutakhir industri perkapalan Perancis. Kapal ini menjadi daya tarik yang kuat bagi ekspor dan sangat siap untuk mendukung serta mempromosikan industri pertahanan Perancis. Perancis dan Indonesia telah mengembangkan kerjasama industri strategis, yang sejalan dengan semangat deklarasi kemitraan bersama, yang pada bulan Desember 2009 telah disepakati oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Nicolas Sarkozy. 
Langkah-langkah terdahulu yang telah dibangun pemerintah sudah selayaknya diteruskan oleh pemimpin saat ini ditengah banyaknya konflik militer di dunia saat ini. Salam NKRI.

Jumat, 24 April 2015

Pengadaan MBT K2 Black Panther Untuk Indonesia

K2 Black Panther MBT

Militer Indonesia-Indonesia  membutuhkan MBT canggih untuk memenuhi kebutuhan TNI AD mendampingi MBT dari Jerman dan Russia , maka dipilihlah dari Korea Selatan yakni MBT K2 Black Panther. MBT yang dikembangkan dari program XK2 yang menjadi MBT K2 Black Panther adalah MBT Korea Selatan yang akan menggantikan M48A5K Patton dan sebagai komplemen bagi MBT seri K1 yang saat ini dioperasikan oleh Korea Selatan. Produksi massal skala penuh saat ini sedang terus berjalan. K2 Black Panther memiliki teknologi terbaik dan menjadi tank termahal di dunia menurut Guinness World Records, dengan biaya lebih dari US$8.5 juta per unit.


K2 menggunakan mesin Europowerpack MTU 1500 hp buatan Jerman dan memiliki meriam utama smoothbore Rheinmetall 120 mm dengan sistem autoloader yang dapat menembak dengan kecepatan 15 amunisi per menit. Amunisinya dilaporkan dapat menembus lapis baja MBT M1A2 Abrams. Peralatan radar dan sistem deteksi laser bersama dengan lapis baja reaktid membuatnya setara dengan Leclerc dan M1A2. K2 dilengkapi dengan water snorkel (via kit) dan dapat menyeberangi perairan dengan kedalaman 4.2 meter (13.78 kaki). Sistem kedap airnya membutuhkan waktu 30 menit untuk diset-up dan tank dapat menembakkan meriam utamanya segera setelah di darat. K2 dapat berakselerasi dari 0 kmj ke 32 kmj dalam waktu sekitar 7 detik. K2 juga dapat memanjat pada kemiringan 60 derajat dan dapat melewati halangan vertikal setinggi 1.3 meter.


K2 dilengkapi dengan sistem kontrol penembakan garis-pertama yang dapat melacak dan membidik tank lain serta target non-konvensional lain seperti helikopter yang terbang rendah, dengan jarak efektif penembakannya hingga 10 km (6.2 mil). Sistem kontrol penembakan K2 dapat melacak-membidik-menembak pada target berukutan kendaraan secara otomatis tanpa input dari awak. Amunisi 120mm nya adalah KSTAM (Korean Smart Top Attack Munitions). KSTAM adalah proyektil smart fire-and-forget yang memiliki sistem pemandu sendiri dan menggunakan sirip stabilisasi selama terbang. Amunisi ini dapat ditembakkan dari balik perlindungan dan memiliki jarak maksimum 8 km (4,97 mil).


Awaknya sebanyak tiga orang yang terdiri dari komandan, gunner dan driver yang terlindungi dengan sistem proteksi NBC (Nuclear, Biological, Chemical) dan lapis baja khusus. Sistem proteksi pasukan kawan menawarkan kewaspadaan situasional yang terhubung ke sistem navigasi.


Spesifikasi MBT K2 Black Panther :

Dimensi:
Panjang : 32.81 kaki (10.00m)
Lebar     : 10.17 kaki (3.10m)
Tinggi     : 7.22 kaki (2.20m)

Struktur:
Awak      : 3
Berat       : 60.6 US Short Tons (55,000kg; 121,254lbs)

Persenjataan:
1 x meriam utama smoothbore 120mm
1 x senapan mesin berat anti-pesawat K6 12.7mm
1 x senapan mesin koaksial anti-infantri 7.62mm

Amunisi:
40 x proyektil 120mm
3,200 x amunisi 12.7mm
12,000 x amunisi 7.62mm

Powerplant:
Engine: 1 x mesin diesel berpendingin-air 4-siklus, 12-silinder yang menghasilkan 1,500hp.

Performance:
Kecepatan Maksimum: 43mpj (70 km/j)
Jarak Maksimum: 280 mil (450 km)

Sistem:
Proteksi NBC           : Ya
Penglihatan Malam: Ya


Indonesia memerlukan tidak kurang dari 500 unit untuk tahap pertama, yang menurut perhitungan sudah harus ada sampai dengan akhir 2014 silam. Semoga penambahan MBT dari Korea Selatan dapat terlaksana dan bukan mimpi panjang. Salam NKRI.