Militer Indonesia- Manuver Kapal Selam asing pada awal reformasi dan pasca lepasnya Timor Timur sungguh memprihatinkan, dimana negara-negara barat mengembargo seluruh alutsista Indonesia yang berasal dari negara-negara Amerika dan Eropa. Sehingga pergerakan didalam laut sangat leluasa yang tentunya mengancam kedaulatan NKRI. Apalagi sebagian besar wilayah Indonesia adalah lautan, dimana waktu itu kita hanya memiliki 2 kapal selam buatan Jerman yang secara teknologi sudah jadul.

Pembelian Kapal Selam Kilo Class ini awalnya 2 buah saja namun sekarang telah ditambah menjadi 10 buah, disamping opsi Kapal Selam Armur Class dan Lada. Ini merupakan upaya mempertahankan kedaulatan NKRI di lautan, bukan ditujukan untuk invasi ke negara lain. Kilo Class ini mampu mengimbangi Scorpene buatan Perancis milik tetangga yakni Malaysia dan Singapura, dan tentunya juga kapal-kapal selam dari selatan yakni Australia.


Pembelian Kapal Selam Kilo Class ini awalnya 2 buah saja namun sekarang telah ditambah menjadi 10 buah, disamping opsi Kapal Selam Armur Class dan Lada. Ini merupakan upaya mempertahankan kedaulatan NKRI di lautan, bukan ditujukan untuk invasi ke negara lain. Kilo Class ini mampu mengimbangi Scorpene buatan Perancis milik tetangga yakni Malaysia dan Singapura, dan tentunya juga kapal-kapal selam dari selatan yakni Australia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar