Militer Indonesia-Masih kita ingat ketika era Presiden Soekarno, dikala konfrontasi dengan Belanda untuk memperebutkan Papua Barat (Irian Jaya), pembom kita yaitu Tu-16 telah disiapkan di Morotai. Pesawat pembom strategis berdaya jangkau sangat jauh waktu itu sangat menggetarkan penjajah yaitu Belanda beserta kroni-kroninya, Amerika dan Australia, sehingga memaksa mereka untuk berunding dan terpaksa menyerahkan Papua ke bumi Indonesia tercinta. Namun keperkasaan pesawat ini tinggalah kenangan, meskipun pesawat yang sama masih menjadi andalan Raksasa Militer baru yaitu China, dengan beberapa Upgrade mengikuti perkembangan jaman.
Namun, masa kejayaan ini terulang kembali di masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dengan memanfaatkan hubungan dekat pada Rusia melalui Traktat Kerjasama Militer Rahasia Indonesia-Rusia.Salah satunya dengan penjualan 1 skuadron Tu-22M3 Backfire, yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2014, dimasa akhir Pemerintahan SBY. Ini mengisyaratkan perkembangan terbaru dari kekuatan militer dunia, yang akan menempatkan Indonesia setara dengan Raksasa-raksasa Militer Dunia, dan perlu dicatat bahwa kepemilikan pesawat pembom Tu-22M3 Backfire hanya dimiliki oleh Rusia dan Indonesia.

Apakah kekuatan militer Indonesia ini akan memicu konflik dengan negara tetangga? Jawabnya adalah Indonesia hanya akan mengambil kembali tanah-tanah yang hilang, yang ketika dimasa lalu dilemahkan oleh Amerika, Australia, dan sekutu-sekutunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar