Rabu, 19 Maret 2014

J-20 Chengdu dan Shenyang J-31 sebagai Alternatif Pengganti F-5 TNI AU (Opini)


Militer Indonesia-Kunjungan Panglima TNI Jendral TNI Moeldoko ke Cina selama 5 hari sejak 24 Pebruari 2014 melakukan kunjungan kehormatan kepada mitranya Panglima Angkatan Bersenjata China (PLA) Jenderal Fang Fenghui, Menteri Pertahanan China Jenderal Chang Wangquan dan Wakil Ketua Komisi Pusat Militer China Jenderal Fang Changlong.


Selain itu, Panglima TNI juga dijadwalkan meninjau instalasi angkatan udara di Chengdu dan Shenyang serta pangkalan angkatan laut China di Tianjin, kata Samuel Kowaas Atase Pertahanan RI di Beijing. Di instalasi angkatan udara, Panglima TNI melihat pesawat generasi kelima buatan dalam negeri yakni J-20 dan J-31 sekaligus memamerkan keunggulannya. Bukan tidak mungkin bila TNI AU akan mengakuisisi pesawat tersebut dengan dibarengi TOT disamping harga yang sangat kompetitif.


Pesawat Chengdu J-20 dikembangkan oleh Chengdu Aerospace Corporation sudah menjalani serangkaian ujicoba termasuk penerbangan perdananya 11 Januari 2011 dan diharapkan akan operasional pada tahun 2017-2019. Analis barat meyakini bahwa desain moncong pesawat, kanopi, kemudian sistem Weapon Bay  merupakan tiruan dari F-22 Raptor. Meskipun secara keseluruhan tampilan lebih mirip dengan Eurofighter Thypoon  namun teknologinya mengadopsi F-22 Raptor.


Pesawat Shenyang J-31 yang dikembangkan oleh Shenyang Aircraft Corporation merupakan pesawat tempur generasi kelima yang telah mengalami uji terbang perdana pada 31 Oktober 2012 dan merupakan duplikat dari desain F-35 . Analis barat percaya bahwa baik desain maupun teknologinya tidak jauh berbeda, hanyalah faktor mesin pendorongnya yang berjumlah dua buah sebagai pembedanya.


Ditengah memanasnya suhu LCS, tampaknya Cina dan Indonesia sedang bermain mata, jadi wajar saja banyak kerjasama militer dua negara yang tak terekspos media demi menjaga suhu tetap dingin. so, mari berandai-andai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar